Jumat, 25 November 2011

NOTEBOOK BARU TAK TERCAPAI NOTEBOOK BEKAS JADI PILIHAN

Kebutuhan masyarakat sekarang tidak lepas dari komputer, dari  segala bidang usaha, perkantoran, pendidikan tidak luput yang namanya teknologi yang dinamakan komputer. Dari semakin banyaknya kebutuhan akan komputer guna melancarkan aktivitas pekerjaan ataupun pendidikan, produsen komputer semakin gencar membuat produk baru yang dinamakan notebook / laptop. Dengan keluarnya notebook masyarakat semakin rame untuk membeli komputer jinjing ini. Dengan notebook orang akan semakin mudah melakukan aktivitas pekerjaan dimana saja kapan saja. Kita bisa mengerjakan pekerjaan kita Dirumah bahkan dijalan sekalipun. Dari banyaknya pengguna laptop dan internet sekarang ada banyak restoran perkantoran sekolah – sekolah, banyak yang menyediakan area hotspot. Jadi kita akan semakin mudah untuk melakukan pekerjaan dimana saja.
            Notebook adalah kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan lagi dari kebutuhan hidup kita. Sekolah – sekolah sekarang banyak yang menuntut muridnya untuk memiliki notebook, karena teknologi komputer sekarang dirasa wajib untuk bisa dikuasai oleh murid sekolah saat ini. Produsen melihat peluang dari banyaknya murid – murid sekolah yang dituntut untuk memiliki notebook  dan juga orang yang selalu mobile maka keluarlah notebook yang kecil yaitu netbook. Netbook sangat digemari oleh anak muda maupun orang dewasa, karena netbook ini selain ringan untuk dibawa juga simpel mudah untuk dibawa. Netbook keluar ada yang  8,9ins dan 10ins. Dengan spesifikasi yang lengkap orang akan semakin tertarik dengan netbook ini. Satu kekurangan netbook ini yang mencolok selain dari kecepatan yaitu tidak adanya dvd internal, karena desainnya yang kecil. Tetapi kondisi ini bisa disiasati dari usb dvd external.
            Dari banyak masyarakat yang membutuhkannya, maka keluarlah notebook / netbook bekas. Sudah tentu tuntutan ini orang yang tidak memiliki uang untuk membeli notebook atau netbook kesulitan untuk membelinya. Maka timbullah notebook atau netbook second, bekas. Harga yang ditawarkan netbook bekas ini juga sangat relatif. Tergantung harga barunya, biasanya harga bekas tergantung dari spesifikasi, kondisi barang, garansi, dan kelengkapan. Harga bekas notebook sangat lumayan murah dibandingkan baru. Minimal harga terpaut 500.000 sampai 5.000.000 bahkan bisa lebih tergantung harga barunya. Sebagai contoh pada bulan Oktober 2011, harga notebook merek Toshiba Seri L645 dengan spesifikasi Intel Core i3, RAM 2GB, HDD 500GB, Wifi, Webcame,  DVD-RW,  14”. Harga Resmi Baru masih sekitar     Rp. 6.450.000, untuk second (bekas) dijual dengan harga antara Rp. 3.500.000 – Rp.4.500.000. Harga bekas tersebut tergantung kondisi barangnya. Karena image barang elektronik bekas untuk sebagian masyarakat ada yang masih ragu, padahal dari pengalaman saya elektronik bekas tidak ada bedanya dari yang baru, asalkan kita yang membeli barang bisa cermat  dalam meneliti barang tersebut masih baik apa tidak, asalkan kita bisa mengecek saya rasa tidak ada masalah, jika seandainya kita tidak bisa mengecek kondisi notebook maka kita bisa menanyakan pada pembelinya barang tersebut kondisinya baik apa tidak. Tentunya kita menanyakan kepada toko notebook bekas yang sudah terpercaya. Jika masih ragu anda bisa ajak teman anda yang lebih memahami notenook. Sebenarnya banyak alternatif untuk memeriksa notebook atau netbook bekas, tentunya setiap orang mempunyai cara tersendiri.
Carilah toko notebook bekas yang dapat dipercaya. Jika anda ingin mencari Laptop bekas disemarang mungkin kawan laptop adalah salah satu pilihan untuk anda, kami berusaha untuk melayani anda sebaik mungkin, jika anda ingin memilih notebook bekas tanyalah kepada kami maka kami akan memaparkan kondisi barang kami,  kelebihan beserta kekurangannya (jika ada). Barang yang kami jual tentunya barang yang baik yang sudah siap untuk di pakai oleh pembeli, jika ada kekurangannya pasti akan kami beritahukan kepada pembeli kami. Jika anda berminat dengan barang kami silahkan hubungi kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar